by

Meneliti Komunikasi Berbasis Family Coaching,Wulan Furrie Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi ke 112 Unsahid Jakarta

Jakarta, Indonesianews.co.id 

Melakukan penelitian komunikasi berbasis family coaching dengan pemanfaatan Score Model ,Wulan Furrie yang merupakan Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi Institut STiAMI berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Sahid.
Gelar tersebut berhasil diraih oleh Wulan Furrie dalam Sidang Senat Terbuka Promosi Doktor Universitas Sahid di Kampus Sekolah Tinggi Pascasarjana Universitas Sahid ajakarta, Jumat,(27/1).

Sidang Senat terbuka dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Sahid Prof Dr Ir Kholil yang merupakan Ketua Sidang,sedangkan bertindak selaku promotor Prof Dr Alo Liliweri, dan Co Promotor Alexander Seran MA.

Sedangkan bertindak selaku penguji dan penyanggah antara lain Dr Andre Ikhsano,MSi,Dr Rini Darmastuti,MSi,Dr Ridzki Enanto,MSi, dan Dr Dewi Widowati, MSi.

Wulan Furrie yang merupakan pengajar,nara sumber dan MC Kegiatan DPR/MPR RI ini lulus dengan yudisium memuaskan.

Dalam pemaparannya, Wulan Furrie menjelaskan penelitian menggunakan Teori Disonansi Cognitive dimana Teori berfokus memperbaiki disonansi yang terjadi pada anak menjadi konsonansi. Teori kedua Elaboration Likehood Model Theory (ELM) upaya persuasi yang dilakukan oleh orang tua, Teori Ketiga Teori Kognitif(Cognitive Theory) menjelaskan proses mental yang terjadi pada melalui kognitif anak dan Teori Keempat Teori Difusi Inovasi terkait dengan pemanfaatan rancangan instruksional parent coach dalam sistem sosial masyarakat.

Ditegaskan,penelitian ini menemukan bahwa mengatasi miskomunikasi antara orang tua dan anak dapat dilakukan oleh orang tua melalui coaching yang memanfaatkan SCORE model sebagai Tools sehingga disonansi yang terjadi pada anak dapat berubah menjadi konsonansi dan kognitif anak berkembang karenan anak mampu memberikan perhatian dan merencanakan perubahan.

Pada bagian akhir sidang,Wulan juga menegaskan dirinya berharap temuannya ini dapat dipraktekkan di masyarakat,sehingga ia sendiri bertekad terjun dalam coaching family dan akab menyempurnakan hasil penelitiannya.***

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *