Potret Pembuatan Kapal Fresher Di Desa Tanjungan, Satu Unit Kapal Menelan Biaya Rp. 4 – 5 Miliar 

Daerah41 Views

Rembang, Indonesianews.co.id

Perkembangan alat penangkap ikan para nelayan makin meningkat. Para nelayan yang sebelumnya hanya mengandalkan Kapal Manual, kini sebagian mulai beralih menggunakan Kapal Freesher. Kapal jenis Freesher ini memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan Kapal Manual jenis mini poursin.

Keunggulan Kapal jenis Freesher ini dilengkapi alat pendingin, sehingga ikan hasil tangkapan bisa bertahan lebih lama dan lebih segar saat bersandar. Minat majikan kapal untuk membuat jenis kapal ini ternyata cukup tinggi, meskipun biaya yang dibutuhkan untuk membuat kapal Freesheer menghabiskan biaya miliaran rupiah.

Kamipun menelusuri tempat Galangan Kapal di Desa Tanjungan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang. Ditempat ini tampak para tukang tengah mengerjakan pembuatan sejumlah Kapal Freesher. Salah satunya milik Sodikin, seorang majikan Desa Tanjungan Kragan.

Sodikin mengatakan pembuatan 1 unit kapal Freesher butuh waktu sekitar 6 bulan. Biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan kapalnya saja Rp. 1,5 miliar. Namun untuk biaya keseluruhan komplit membutuhkan biaya Rp. 4 – 5 miliar.

“Cepat dan tidaknya pembuatan kapal ini tergantung dananya,” kata Sodikin.

Menurut Shodikin, jika kapal ini sudah beroperasi dibutuhkan ABK 25 – 30 orang. Sementara Biaya perbekalan untuk satu kali keberangkatan mencapai Rp. 75 – 100 juta.

“Motivasi saya membuat kapal ini mengikuti perkembangan zaman. Soal nama belum jadi menunggu surat ijin keluar ,” pungkasnya. (Trisno Aji).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *