by

Produk UMKM Naik Kelas, Tujuh Produk Merambah Pasar Modern

-Daerah-98 views

Rembang, Indonesianews.co.id

Produk Usaha Mikro naik kelas kali ini terdapat tujuh produk UMKM di Kota Garam merambah pasar modern sekelas Indomaret. Produk tersebut telah memenuhi kualifikasi sehingga mampu bersaing dipasar modern.

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz usai Launcing Produk Usaha Mikro Kabupaten Rembang Kamis, 8/4 2021) mengatakan diterimanya produk-produk itu merupakan sejarah baru bagi Pemkab Rembang. Terdapat 23 produk yang diusulkan, namun baru tujuh produk yang sudah diterima.

“Mimpi saya sudah terpenuhi, bagaimana produk-produk UMKM yang ada di Rembang ini bisa dipasarkan melalui pasar modern. Alhamdulillah Indomaret yang sudah memulai,” katanya.

Hafidz mengatakan diterimanya produk-produk ini merupakan sejarah baru bagi Pemkap Rembang. Pembinaan terhadap pelaku UMKM membuahkan hasil, hal ini ditandai dengan diterimanya produk itu dipasar modern sehingga ada peningkatan kualitas dan kuantitas produk sekaligus juga peningkatan penjualan.

“Saya berharap pelaku UMKM menjaga kualitas bahkan meningkatkan kualitas itu dan kontinuetasnya. Kontinuetas itu perlu, jangan sampai ada permintaan tetapi tidak bisa melayani,” tandasnya.

Hafidz menepis, Isu bahwa pasar modern dikuasai produk pabrikan dan keungan dari luar negeri itu tidak terbukti. Buktinya, hari ini bisa juga memasarkan produk-produk yang ada dilokal ke pasar modern.

Kepala cabang Indomaret cabang Kudus Vironika mengatakan pihaknya senang bisa bersinergi dengan pelaku UMKM sehingga bisa bersama-sama memutar perekonomian di Kabupaten Rembang.

“saya senang sekali bisa bersinirgi dengan pelaku UMKM, sehingga bisa bersama-sama memutar roda perekonomian di Kabupaten Rembang,” katanya.

Disinggung soal kualifikasi produk Vironika mengatakan persyaratan hampir sama dengan produk yang lain seperti ; pengemasan,kualitas produknya, halalnya dan PRTnya.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinindagkop UKM) Akhsanuddin mengatakan istilahnya UKM Rembang naik kelas masuk di pasaran modern. Ada 23 produk yang diusulkan, baru tujuh produk yang sudah diterima. Bagi yang belum memenuhi syarat akan dibina lebih lanjut supaya bisa masuk semua.

Akhsanuddin mengatakan, dari data yang realis, saat ini 89 ribu UMKM dimasa pandemi naik. UMKM yang masih mampu dibina akan terus didorong supaya bisa naik kelas melalui pelatihan-pelatihan.

“Kami berharap kerjasama yang sudah disepakati harus bisa dijaga dengan baik-baik, termasuk produknya baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Ini merupakan tantangan bagi pelaku UMKM, karena sudah ada kerjasama maka kometman harus tetap dijaga semuannya,” harapnya.

Salah satu pelaku UMKM Jumasri asal Kelurahan Magersari Rembang yang memiliki produk Amplang Ikan Tegiri Deket Peken mengatakan senang produknya bisa diterima di Indomaret sehingga bisa dikenal masyarakat luas pemasarannya bisa lebih luas dan omzetnya juga makin meningkat. Iapun menyatakan siap untuk memenuhi permintaan produk yang menjadi kesepakatan. (Sutrisno)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.