Pembunuh Sadis, Bunuh Satu Keluarga di Rembang

Rembang, Indonesianews.co.id

Pembunuh menyatroni rumah dalang Anom Subekti di Desa Turusgede RT.04 / RW.01 Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang. Kamis (4/2/2021).

Tak tanggung-tanggung empat keluarga yang ada di rumah meninggal setelah dihabisi pembunuh. Peristiwa naas yang menimpa keluarga pemilik pedepokan seni itu, kali pertama diketahui oleh pembantu korban Sunti sekitar pukul 06.00 WIB.

Keempat korban pembunuhan itu masing-masing, Anom Subekti (Suami) Tripurwanti (isteri) Galuh Lintan Laras Kinanti (cucu) dan Alfitri Saidatina (anak). Informasi yang dihimpun dari salah satu jemaat di TKP, Sunti (65) Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang datang ke rumah korban pada Kamis (4/2/2021) sekitar pukul 06.00 WIB, mendapati pintu gerbang rumah korban dalam keadaan terbuka.

Saksi memangil- manggil karena tak ada jawaban, kemudian saksi masuk ke dalam rumah dan melihat ada 4 jenazah dalam keadaan meninggal di kamar tidur.

Melihat kejadian itu kejadian mendatangi Sami (47) ketua RT setempat dan ketua RT melaporkan kejadian tersebut ke Polres Rembang. Mendapat loporan Tim Opsnal Polres Rembang melakukan olah TKP.

Hasil penyidikan sementara pihak kepolisian di duga pembunuhan terhadap korban kekerasan dan penganiayaan menggunakan benda tumpul.

Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre Sik. M.Si kepada awak media mengungkapkan ada laporan mayat yang dilaporkan oleh pembantu rumah tangga korban. Sunti (65) datang ke TKP, yaitu rumah korban.

Kemudian setelah masuk, pintu gerbang pagar dalam keadaan terbuka. Kemudian masuk ke dalam rumah, memanggil-manggil tetapi tidak ada jawaban dan melihat ada 4 jenazah meninggal di tempat tidur. Kemudian Sunti, melaporkan ke Bu RT dan Bu RT melaporkan ke polres melihat ada 4 jenazah yang ada di dalam rumah. Untuk mendapatkan informasi itu, Tim Opsnal Polres Rembang melakukan olah TKP.

Hasil olah TKP korban dinyatakan ada dugaan kekerasan oleh pelaku. Karena sampai saat ini masih dalam penyidikan dan Tim Opsnal polres Rembang sudah melakukan penyidikan, petunjuk dari bukti-bukti. Kemudian sisi TV yang ada di sekitar rumah korban.

Kondisi luka korban ada keluar darah dari wajah dan hidung menggunakan seperti benda tumpul. “Untuk dugaan motif kami masih dalam pendalaman. Kejadiannya baru laporan dari laporan jam 07.00 WIB. Tetapi korban tindakan kekerasan atau penganiayaan.

Barang terkait hilang juga masih dalam penyelidikan nanti akan kita infokan lebih lanjut, “jelas Kapolres.

Kapolres menuturkan korban meninggal ada 4 orang. Pemilik rumah (Anom Subakti 60) istri (Tri Purwati 50) anak (Alfitri Saidatina 13) dan cucu. (Galuh Lintang Laras Kinanti 2).

“Kalau dari keterangan keterangan yang kami terima pukul 06.00 saksi datang dan melihat ada jenazah, kejadian kami perkirakan sekitar dini hari. Tetapi ini semua masih dalam penyelidikan,” tuturnya.

Posisi korban semua ditempat tidur. tetapi dikamar yang berbeda. Isteri sendiri, 3 jenazah lainnya ditempat yang sama, bapak anak dan cucu. “Terkait barang bukti juga masih dalam penyidikan,” pungkasnya. (Sutrisno / Rbg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *