Rembang, Indonesianews.co.id
Kontingen pendidikan kesetaraan Kabupaten Rembang melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) siap mengikuti ajang Jawara PKBM se-Jawa Tengah yang akan digelar di Kabupaten Batang pada 26–28 Juni 2026.
Kepala Seksi Sarana Prasarana Dikmas PAUD Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Adhi, mengatakan pihaknya telah mendapatkan restu dan arahan dari Bupati Rembang sebelum keberangkatan kontingen.
”Alhamdulillah kami diterima dan diberi restu, wejangan, serta nasihat untuk kegiatan Jawara di Batang. Kami selalu direspons dan diberi semangat oleh Bapak Bupati,” ujarnya.
Ia berharap keikutsertaan PKBM Rembang dalam ajang tersebut dapat meningkatkan motivasi serta kualitas lembaga pendidikan kesetaraan di daerah.
”Kami berharap kegiatan ini dapat menambah semangat dan kemajuan bagi PKBM-PKBM di Kabupaten Rembang, sehingga semakin baik, maju, serta meningkat kualitas dan kuantitasnya,” tambahnya.
Sementara itu, pendamping peserta, Suyadi, optimistis salah satu peserta, Kenzia Alan Zainah, mampu meraih hasil maksimal pada cabang orasi kebangsaan.
”Kalau dari kami, tentu yakin Mbak Kenzia ini bisa membawa trofi kebanggaan, bahkan menjadi juara tingkat umum. Kami melihat potensinya sangat baik,” kata Suyadi.
Ia menambahkan, peserta yang dikirim merupakan murni dari pendidikan kesetaraan, bukan hasil “comotan” dari jalur pendidikan formal.
”Ini benar-benar dari program kesetaraan. Bukan diambil dari pendidikan formal, tapi memang hasil pembinaan,” tegasnya.
Kenzia sendiri mengaku telah menjalani latihan selama kurang lebih satu bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi lomba orasi kebangsaan dengan judul “Harmoni dan Cinta untuk Negeri.”
”Sudah latihan sekitar satu bulan. Materinya didampingi oleh pendamping,” ujarnya.
Ia berharap dapat memberikan hasil terbaik dalam ajang tersebut.
”Semoga bisa sesuai tujuan dan membawa nama baik Kabupaten Rembang,” kata Kenzia.
Ajang Jawara PKBM se-Jawa Tengah ini menjadi salah satu wadah pengembangan kreativitas dan kemampuan peserta didik kesetaraan, khususnya dalam bidang seni, literasi, dan orasi kebangsaan.
Reporter : Trisno Aji.











