Rembang, Indonesianews.co.id
Seorang nelayan asal Desa Pangkalan RT 01 / RW 01 Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang Jawa Tengah ditemukan tewas mengapung di sekitaran Pelabuhan PLTU oleh Tim BASARNAS – BPBD Senin, 20 April 2026 sekitar pukul 16.30 WIB. Nelayan tersebut diketahui bernama Agus Sugiyanto (36) yang dikabarkan mengalami kecelakaan saat mencari ikan pada Minggu 19/4/2026 sekiatr pukul 05.30 WIB.
Menurut informasi salah satu relawan Ahmad Sa’roni (36) warga Desa Jatisari RT.01 /RW 01 Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang menjelaskan bahwa sekira pukul 04.30 WIB korban berangkat melaut menggunakan perahu untuk menangkap udang rebon seorang diri. Posisi korban mencari ikan sekitar 1,5 sampai 2 mil dari darat.
“Saat itu korban sudah menurunkan jaring yang ditarik mesin perahu dari arah barat. Selang beberapa waktu seorang nelayan mengetahui jika korban sudah tidak ada diperahunya. Mengetahui hal itu nelayan tersebut menaikkan jaring ke atas perahu milik korban dibawa ke darat,” Jelas Ahmad Sa’roni.
Sa’roni menjelaskan saksi melaporkan peristiwa naas itu ke Pemdes Pangkalan sekitar pukul 06.00 WIB. Kemudian Pemdes melanjutkan informasi tersebut ke Basarnas – BPBD Rembang. Mendapatkan informasi itu Tim Basarnas – BPBD, PMI dan Relawan meluncur ke Lokasi untuk melalukan pencarian terhadap korban.
“Selepas apel pagi, tim bergerak menggunakan dua perahu karet Basarnas – BPBD yang berisi 10 personel bergerak melakukan pencarian di seputaran PLTU dan Tajung sebelah Timur Desa Pangkalan. Pencarian pertama dimulai pukul 08.00 WIB – 12.00 WIB. Selanjutnya pencarian dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIB – 17.00 WIB namun pencarian di hari Minggu (19/4) hasinya nihil,” jelas Sa’roni.
Menurut Sa’roni pencarian korban dilanjutkan kembali pada Senin (20/4), tim bergerak pukul 08.00 WIB – 12. 00 WIB. Di hari ini pencarian melibatkan 40 perahu nelayan setempat. Namun pencarian pertama tidak membuahkan hasil. Selanjutnya tim melanjutkan pencarian kembali pukul 13.00 WIB di sela – sela pencarian itu pihak pengamanan PLTU memberikan informasi jika ada benda di laut terombang – ambing di sebelah Timur Dermaga PLTU.
“Informasi itu kemudian diteruskan ke pihak desa. Kemudian pihak Basarnas – BPBD melalukan komuikasi tim yang ada dilaut menggunakan alat komunikasi tentang posisi korban. Saat ditemukan korban dalam posisi meninggal menggunakan celana trining hitam dan kaos panjang warna orage,” jelasnya.
Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dokter Soetrasno Rembang untuk dilakukan otopsi. Korban yang diketahui masih perjaka itu, selanjutnya dibawa ke Rumah Duka untuk dimakamkan.
Reporter : Trisno Aji.









