Rembang, Indonesianews.co.id
Kodim 0720/Rembang meresmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kasreman, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Senin (22/6/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari program pembangunan tiga titik jembatan di wilayah Kabupaten Rembang yang dilaksanakan secara bertahap.
Komandan Kodim 0720/Rembang Letkol Arm Winner Fradana Dieng, S.Sos., M.M.A.S., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil usulan pemerintah desa yang kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi Babinsa dan Danramil hingga mendapatkan dukungan dari pusat.
“Hari ini kita meresmikan tiga titik sekaligus di Kabupaten Rembang, salah satunya di Desa Kasreman berupa jembatan beton. Dua titik lainnya berada di Kecamatan Sumber dan Kecamatan Bulu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. TNI, kata dia, siap menindaklanjuti setiap usulan desa yang membutuhkan pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan.
“Ini berawal dari kebutuhan desa yang diajukan melalui kepala desa. Setelah itu kita tindak lanjuti bersama hingga terealisasi,” jelasnya.
Dandim juga mengimbau masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
”Setelah diresmikan, mari kita jaga bersama. Kalau ada kerusakan kecil, kita rawat sama-sama untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kasreman, Rohmat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim 0720/Rembang atas pembangunan jembatan yang dinilai sangat vital bagi warganya.
Ia menyebutkan, jembatan tersebut menghubungkan Desa Kasreman dengan wilayah lain, termasuk Desa Karas dan Diropayo di Kecamatan Pancur, serta Desa Diropayo di Kecamatan Lasem.
”Jembatan ini sangat penting karena menghubungkan antarwilayah dan mendukung aktivitas masyarakat, terutama sektor pertanian,” kata Rohmat.
Menurutnya, Desa Kasreman merupakan salah satu penghasil padi utama di Kecamatan Rembang, sehingga keberadaan jembatan ini sangat berpengaruh terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian.
”Pengaruhnya sangat besar, terutama untuk menunjang hasil pertanian warga,” ujarnya.
Ia juga berharap ke depan dapat dilakukan peningkatan infrastruktur lanjutan seperti pelebaran akses jalan agar mobilisasi hasil pertanian semakin optimal.
Warga setempat, Abdullah Yazid yang juga pengurus BUMDes, menuturkan bahwa jembatan tersebut menjadi akses utama bagi lahan pertanian warga yang sebelumnya sempat terputus.
Dulu kalau jembatan tidak ada atau rusak, warga sangat kesulitan ke lahan pertanian. Sekarang sangat membantu,” ungkapnya.
Ia berharap keberadaan jembatan ini dapat meningkatkan hasil pertanian dan memperkuat ketahanan pangan desa.
”Harapannya hasil pertanian meningkat dan ketahanan pangan di Desa Kasreman semakin baik,” tambahnya.
Peresmian jembatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam, di antaranya Camat Rembang, Danramil, Kapolsek Rembang, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kasreman.
Reporter : Trisno Aji












