Nikmatnya Beribadah di Masjidil Haram Kota Mekkah 

Nasional11 Views

Mekkah, Indonesianews.co.id

Kebahagian yang tiada tara tatkala bisa beribadah di Masjidil Haram Kota Mekah. Setiap hari Masjid yang menjadi idaman jama’ah Umroh maupun Haji asal Indonesia dan Juta’an ummat Islam dari berbagai penjuru dunia, berebut tempat untuk beriktikad dan bermunajad kepada Allah SWT.

Sekira jam 03.00 waktu Mekah, lantunan suara Adzan pertama menggema dari corong Menara Masjidil Haram. Di pagi buta itu, tampak jutaan Jama’ah berduyun – duyun, berangkat bergegas menuju Masjidil Haram, untuk menunaikan ibadah Qiyamul Lail, membaca Al-quran dan berdzikir, sembari menunggu waktu subuh tiba.

Banyaknya Jama’ah yang akan menjalankan ibadah di Masjid ini, terkadang berdesak – desakan. Tak jarang pula para jama’ah harus puas Sholat di luar sekitar pelataran, bahkan di jalan -jalan menuju Masjidil Haram. Di tempat ini tak ada perbedaan, semua berbaur dalam persaudaraan sebagai saudara seiman dan seagama.

Usai menunaikan ibadah Qiyamul Lail, Azan Subuh berkumandang. Imam besar masjid pun memimpin Sholah Subuh berjama’ah. Suasana tampak hening dan khusyuk larut dalam menunaikan ibadah Subuh. Biasanya setiap usai menjalankan sholat Fardhu, di Masjid ini dilaksanakan Sholat Jenazah untuk para Jama’ah yang meninggal dunia di Mekkah.

Aktivitas usai menunaikan Sholat Shubuh, Jama’ah kembali menuju Hotel, dalam perjalanan ini, tampak sejumlah pedagang memadati trotoar dan jalan – jalan menuju Hotel. Mereka menjajakan berbagai dagangan busana, aneka makanan – minuman, mainan dan berbagai dagangan lainnya.

Menariknya, pedagang di sini lihai berbahasa Indonesia, tentunya kondisi ini memberi kemudahan bagi Jama’ah asal Indonesia. Tak hanya itu di sini juga banyak pedagang asal Indonesia yang menjajakan aneka makanan dan minuman khas Indonesia.

Di sela – sela perjalanan menuju Hotel, biasanya para Jama’ah terkadang menyempatkan waktu untuk berbelanja busana dan berbagai belanjaan lainnya sebagai oleh – oleh ke tanah air.

Ditulis berdasarkan pengalaman pribadi penulis saat menjalankan ibadah Umroh, di Tanah Suci Mekah, 10 Agustus 2025. (Trisno Aji).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *