by

Kasatpel Terminal Pulo Gadung Gencar Tata Kawasan Demi Aman dan Nyaman

Jakarta, Indonesianews.co.id 

Guna meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada pengguna jasa angkutan umum, terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur, terus berbenah. Salah satunya terus melakukan penataan di area tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Satuan Pelaksana Tugas (Kasatpel) Terminal Pulo Gadung Bona Tongam Siregar kepada awak media, Senin (8/3/2021).

Bona menyebut pihaknya akan terus melakukan penataan seperti mengurai kemacetan, segi keamanan dan kesemrawutan yang terjadi di kawasan tersebut.

Penataan kawasan terminal Pulo Gadung terus dilakukan secara bertahap dimulai sejak ia diangkat menjadi Kasatpel Terminal Pulo Gadung pada Januari 2021.

Mulai dari pemasangan spanduk himbauan berlalu lintas dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, penataan kios-kios di area terminal, maupun menata laju kendaraan bus TransJakarta dan angkutan kota (angkot).

“Pembenahan secara bertahap ini di terminal Pulo Gadung mulai digencarkan. Hal ini guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat pengguna jasa transportasi,” ujar Bona.

Dia juga menghimbau kepada pengelola bus TransJakarta pada saat jam sibuk di pagi hari untuk mengatur arus lalu lintas, dan ini dilakukan guna mengurangi kepadatan atau kemacetan di pintu masuk area terminal.

“Kami juga menempatkan anggota di beberapa titik area terminal Pulo Gadung diatas lahan seluas kurang lebih 5000 meter persegi ini dan juga di area Terminal Mobil Barang (TMB) sebagai tempat penitipan kendaraan,” tuturnya.

Menurut dia, di eks terminal dalam kota pihaknya juga telah memfasilitasi untuk dimanfaatkan menjadi area parkir rekan-rekan Jak Lingko. Semua berlokasi dalam satu kawasan di scoop yang berbeda di terminal Pulo Gadung.

“Sarana pengadaan fasilitas sarana ruang parkir (SRP) juga disediakan agar kendaraaan pada saat masuk ke pool tertata dengan rapi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Bona juga mengatakan laporan rutinitas setiap kegiatan kepada pimpinan terkait penitipan kendaraan yang sudah lama maupun yang baru masuk di area terminal penitipan mobil barang. Ini agar menjadi solusi secara administrasi dan memberikan pelayanan secara maksimal.

Di area penitipan mobil barang, lanjutnya, dimana anggotanya melakukan penjagaan dibagi 3 Shift yakni pagi, siang, maupun malam hari.

Di area penitipan mobil barang terdiri dari kendaraan- kendaraan yang bermasalah lantaran terjaring razia terminal bayangan, maupun tanpa surat-surat saat terjaring operasi lintas jaya, sehingga kendaraan tersebut di stop operasikan selama 2 minggu karena tidak tertib adminitratif ataupun tidak layak jalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu di setiap hari, anggotanya diterjunkan untuk mengatur arus kendaraan di koridor 2 dan 4 pada jam sibuk kerja. Dimulai pukul 05.30 WIB dan sore hari.

Untuk mempermudah komunikasi dan koordinasi antar anggota dan jajarannya, sambung Bona, di buat grup WhatsApp (WA) untuk mempermudah komunikasi bersama dalam menata kawasan terminal secara masif agar penumpang kedepannya aman dan nyaman.

“Kami juga tak henti-hentinya menata kawasan terminal Pulo Gadung. Diharapkan kepada masyarakat dapat menaati aturan yang berlaku di dalam terminal Pulo Gadung guna kepentingan bersama,” tutup Bona.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed