by

Gubenur Jawa Tengah Melantik Bupati Abdul Hafidz dan Wakil Bupati M. Hanies Cholil Barro’ melalui video conference

-Daerah-67 views

Rembang, Indonesianews.co.id

“Jadikan beritaku ini sebagai kesaksian bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya, karena kekuasaan yang langgeng, hanyalah kekuasaan rakyat, dan diatas segalanya hanyalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa,”

Demikian Gubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengawali sambutannya pada pengambilan sumpah dan pelantikan Bupati H. Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Mochamad Hanies Cholil Barro’ Jum’at, 26 Februari 2021 di Pendopo Museum Kartini Pukul 08.00 WIB secara virtual melalui Video Conference.

Pelantikan ini sebagai awal dimulainya roda pemerintahan baru di Kota Garam di bawah kepemimpinan H. Abdul Hafidz dan M. Hanies Cholil Barro’ masa jabatan 2021 -2026.

Bupati dan wakil bupati Rembang dilantik bersama 17 pasangan kepala daerah se Jawa Tengah hasil Pilkada 2020 lalu.

Selain bupati dan wakil bupati dalam acara tersebut juga dilaksanakan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang.

“Ketika tiba masanya saya dilantik atau kebetulan saya melantik ungkapan Bung Karno di atas selalu membayang – bayangi pikiran dan hati saya.
Karena sekaligus kwartir. sebenarnya jabatan ini benar – benar sebuah amanah atau justru musibah,” ungkap Ganjar dalam sambutannya melalui video conference.

Ganjar menyampaikan, sebenarnya tercapainya jabatan ini demi gengsi diri sendiri, atau penuh warna sebuah perjuangan untuk memperbaiki keadaan.

Ganjar menegaskan, sumpah yang baru saja diucapkan bukan sekedar kalimat protokoler, itu adalah mantra. Mantra yang mengikat saat diucap sampai hari terakhir kita nanti menjabat.

“Dan kitap suci yang dijadikan persaksian sepenuhnya telah merekam janji kita sampai terpenuhi pertanggungjawabannya dihadapan manusia dan Tuhan Yang Maha Esa,” tandasnya.

Alhamdulillah, ketika sebuah tanggungjawab ditimpakan dipundak kita,
Tuhan tidak pernah membiarkan kita kehabisan jalan untuk melahirkan kebaikan, dan kebahagian, bahkan meskipun ketika berulang kali melakukan kesalahan, masih saja diberi kesempatan, dan alam seolah – olah yang menjadi saksi

“Lakumu meh tekan endi, meh sampek kapan awakmu netepi laku sing ora bener kuwi,” kata Ganjar, lewat bahasa Jawa.

Jika kesadaran menclok dipikiran dan di hati, ternyata selama ini kita dilulu. Pada titik inilah perlu menata niat, mananta batin, menata kembali semangat, meluruskan dan menegakkan kembali cita -cita yang ingin kita capai.

“Jika boleh saya berpesan, mantapkan tekad dan tetapkan hati apa yang akan kita lakukan mulai hari ini sebagai kepala daerah,” pesan Ganjar.

Sementara itu, usai dilantik Bupati Rembang Abdul Hafidz di dampingi Wakil Bupati M. Hanies Cholil Barro’ dalam pres conference bersama awak media mengatakan Ia bersyukur karena perjalanan prosesi kepemimpinan sudah selesai dan hari ini telah ditetapkan bupati dan wakil bupati Rembang

“Saya berharap sekarang kita harus menyatu, sudah tidak ada lagi no. 1 atau no.2 yang ada hanya rakyat Rembang,” tandasnya.

Bupati mengharap semua bisa mendukung agar pemerintahan yang akan pimpin bersama wakil bupati bisa berjalan.

“Mudah-mudahan atas dukungannya kabupaten Rembang akan Gemilang,” harapnya. (Sutrisno)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *