Diduga Rawan Korupsi, Program Ketapang Dana Desa Disorot

Daerah650 Views

Rembang, Indonesianews.co.id

Program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang di alokasikan 20 persen Dana Desa diduga rentan Korupsi sebagai langkah preventif, DPK (Dewan Pengurus Kabupaten) GNPK (Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi) Rembang tetap berkomitmen dalam pemberantasan tindak pidana korupsi utamanya di lingkup wilayah kerja.

Akhir – akhir ini dalam perkembangannya pemberantasan korupsi secara masif dilakukan oleh lembaga pemberantas korupsi. Namun korupsi di lingkup tingkat bawah makin meningkat meski sulit untuk diungkap.

Namun demikian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak untuk melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan hasilnya makin banyak koruptor yang ditangkap.

“Kalau mau mendengar informasi dari masyarakat, korupsi di tingkat bawah itu gampang diendus namun sulit untuk mengungkap karena korupsinya kayak sudah tersistem sehingga terkesan rapi. Meski begitu KPK tetap bisa mengendus dan melakukan OTT di berbagai daerah dan banyak koruptor yang ditangkap.” Kata Agus Ketua DPK GNPK di forum Rapat Kerja Rabu (31/12/2025).

Ia mengatakan di tahun 2026 semua aktivis anti korupsi utamanya yang menyatu dalam kepengurusan GNPK harus tetap loyal dalam gerak organisasi. Harus memahami tugas dan fungsinya.

“Sudah diberi surat tugas untuk melakukan investigasi tetapi malahan terkesan tidak memahami tugas dalam organisasi,” tandasnya.

Dengan pengalaman di tahun 2025, kita jadikan bekal untuk meningkatkan kemampuan kinerja kita di tahun 2026.

Di penghujung rapat kerja itu yang didasarkan pada usulan dan masukan, sedikitnya ada tiga bidang yang harus fokus dalam kepengawasan yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ketahanan Pangan (Ketapang) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dari tiga bidang tersebut terfokus pada program ketahanan pangan. Serapan anggarannya itu 20 persen. Sangat rentan untuk dikorupsi. Dalam melakukan pemantauan dan pengawasan harus tetap berkoordinasi dengan pihak terkait utamanya yang sejalan dengan visi dan misi Ormas GNPK.

“Saya berharap dalam melaksanakan tugas tetap berkoordinasi dengan pihak terkait biar tetap tercipta iklim kerja yang kondusif. Perhatian kita tetap fokus pada tiga bidang utamanya bidang ketahanan pangan. Karena serapan dananya cukup besar yakni 20 persen yang diambilkan dari dana desa. Itu sangat rentan untuk dikorupsi. Pantau dan awasi bila diduga ada penyimpangan segera buat laporan untuk ditindaklanjuti,” tegas Agus.

(Trisno Aji).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *