Rembang, Indonesianews.co.id
Suasana belajar di PKBM Budi Utomo Desa Sendang Mulyo Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Sabtu (1/11/2025), tampak begitu hidup dan penuh semangat.
Dalam rangkaian kegiatan penilaian akreditasi, lembaga pendidikan nonformal tersebut menggelar pelatihan jurnalistik bertema “Dasar-Dasar Jurnalistik” yang menghadirkan dua jurnalis berpengalaman sebagai narasumber.
Pemateri pertama, Mu’ti Hartono, S.Pd., jurnalis dari Media Fakta Hukum Indonesia, dan juga seorang guru memberikan pengetahuan dasar seputar teknik menulis berita. Dalam penyampaiannya, Mu’ti menekankan pentingnya menulis sesuai kaidah jurnalistik 5W + 1H, yaitu What, Who, Where, When, Why, dan How.
“Menulis berita harus berimbang, faktual, dan tidak memihak agar pembaca memperoleh informasi yang objektif,” terangnya.
Ia juga menambahkan bahwa kemampuan menulis akan berkembang jika dibarengi dengan kedisiplinan membaca, kepekaan sosial, dan rasa tanggung jawab terhadap fakta.
“Seorang jurnalis sejati tidak hanya menulis apa yang dilihat, tetapi menggali makna di balik peristiwa,” jelasnya.
Sesi belajar berlangsung selama 60 menit dan berjalan interaktif. Salah satu peserta didik, Siti, bahkan sempat mengajukan pertanyaan tentang cara menulis berita yang baik, yang kemudian dijawab dengan lugas oleh Mu’ti. Tim asesor akreditasi yang hadir juga tampak mendokumentasikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari proses penilaian lembaga.
Setelah materi dari Mu’ti selesai, kegiatan dilanjutkan oleh Bapak Agoes Soetomo, S.H., seorang jurnalis senior dari Media Kedaulatan Rakyat. Dalam pemaparannya, Agoes banyak berbagi pengalaman pribadi dalam dunia jurnalistik, sekaligus memberikan motivasi kepada peserta untuk menumbuhkan semangat menulis.
“Menulis itu soal keberanian dan ketulusan. Jika kita menulis dengan hati, tulisan kita akan hidup dan bermanfaat bagi banyak orang,” ungkapnya.
Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab reflektif. Mu’ti kemudian memberikan tugas menulis berita kepada seluruh peserta. Setiap siswa menerima selembar kertas untuk menulis hasil pembelajarannya.
Kepala PKBM Budi Utomo, H. Sutrisno, S.E., mengapresiasi kegiatan tersebut dan memberikan semangat kepada seluruh peserta.
“Kami akan memilih tiga penulis terbaik, dan bagi yang terpilih akan mendapat hadiah sebagai bentuk penghargaan,” katanya.
Pelatihan jurnalistik ini menjadi bukti nyata bahwa PKBM Budi Utomo terus berinovasi dalam meningkatkan literasi dan keterampilan menulis peserta didiknya. Semangat para siswa, pengalaman berharga dari narasumber, serta dukungan penuh dari pihak lembaga menjadikan kegiatan ini sebagai wujud nyata pendidikan non formal yang kreatif, inspiratif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Reporter : Trisno Aji.






