Rembang, Indonesianews.co.id
Kebakaran hebat menghanguskan dua rumah sekaligus di desa Ngadem, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, pada Jumat (28/11/2025) malam, dengan total kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Dari musibah itu, kebakaran dengan kobaran api dahsyat itu dilaporkan terjadi di Desa Ngadem RT 1 RW 1. Laporan kejadian diterima oleh petugas pada pukul 23.13 WIB dari pelapor, Sabhara Polres Rembang.
Setelah mendapatkan laporan kejadian kebakaran, petugas pemadam kebakaran segera bergerak menuju lokasi pada pukul 23.18 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) empat menit kemudian, pukul 23.22 WIB.
Dari pantauam media, objek utama yang terbakar adalah rumah milik Selamet ya Mustofa, yang mengalami kerugian paling besar. Selain itu, rumah milik Sanawi yang berada di dekatnya juga ikut terdampak kerusakan.
Dalam upaya untuk memadamkan api, pihak BPBD Bidang Damkar mengerahkan 1 Unit Pemadam dan 2 Unit Tangki (dengan 3 kali pengisian air/ritasi). Setelah berjibaku dengan api, petugas berhasil menyelesaikan pemadaman dan pendinginan pada pukul 01.07 WIB dini hari (29/11/2025).
Kerugian materi dari dampak kebakaran ini cukup signifikan. Sedangkan rumah Selamet ya Mustofa ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp200.000.000,-, sedangkan rumah Sanawi mengalami kerugian sekitar Rp10.000.000,-. Total kerugian keseluruhan diperkirakan mencapai Rp210.000.000,-.
Patut di sayangkan juga bahwa, dalam kejadian musibah ini juga terdapat korban sejumlah korban dari pihak ternak, yaitu 1 ekor sapi milik korban yang turut menjadi korban dari dahsyatnya si jaga merah.
Petugas terus melakukan serangkaian upaya mulai dari menerima laporan, menuju lokasi, melakukan pemadaman, pengecekan, penyisiran, hingga memberikan edukasi kepada warga sebelum kembali ke posko. Petugas pemadam tidak menemui kendala berarti (NIHIL) selama proses pemadaman.
Di lokasi, terlihat sejumlah pihak terlibat aktif dalam penanganan kejadian ini, termasuk BPBD Bidang Damkar, Sabhara Polres Rembang, Polsek Rembang, REDKAR, PMI, Perangkat Desa, dan warga setempat
Hingga kini, aparat kepolisian polres Rembang Polda Jawa Tengah maaih terus bekerja keras dalam mengungkap penyebab pasti musibah kebakaraan. Aparat kepolisian polres Rembang masih melakukan penyelidikan.
(Trisno Aji/ Susilo)






